Sekolah Pasar Cokrokembang dan Skripsi

LOGO SPR 1 fix - Copy

Sekolah Pasar Cokrokembang dan Skripsi
ditulis oleh Rindu Sanubari Mashita Firdaus

Pada hari ini tim Sekolah Pasar yakni Rindu, Abidah, Aziz, dan Fajar berangkat dari Pustek pada pukul 09.00 yaitu mundur selama 1 jam dari rencana awal pada pukul 08.00. Untuk keberangkatan kali ini, tim Sopas ditemani  oleh Inggrid yaitu mahasiswi dari Fisipol UGM yang ikut dengan tim ke Cokrokembang dalam rangka penyelesaian penelitian skripsi. Agenda hari ini adalah rapat/pertemuan rutin Koperasi Pasar (KoPas) Cokrokembang dan membahas bersama untuk beberapa permasalahan dan kendala pelaksanaan koperasi, khususnya tentang pelaksanaan teknis penarikan iuran rutin dan angsuran anggota.

Pada pukul 13.00, para anggota KoPas Cokrokembang mulai berdatangan ke basecamp  dan kegiatan transaksi iuran dan pinjam meminjam masih terus dilaksanakan sambil menunggu ketua koperasi datang.

Pada pukul 14.00 akhirnya pertemuan rutin koperasi dibuka oleh Pak Sulis selaku ketua koperasi. Pembukaan tersebut digunakan oleh pak ketua untuk menasehati dan mengingatkan para anggota untuk terus bekerjasama untuk memajukan koperasi dan disiplin dalam membayar iuran dan hutang.

Acara dibuka oleh ketua koperasi dan dilanjutkan pembahasan terkait dengan alur saldo modal. Beberapa anggota koperasi yang masih belum banyak tahu tentang mekanisme modal koperasi, ingin saldo/dana yang ada di koperasi bisa dihabiskan saja untuk peminjaman.

Setelah muncul permintaan tersebut maka Fajar mulai menjelaskan alasan saldo koperasi harus disisihkan yaitu untuk keperluan modal cadangan koperasi. Penjelasan kemudian dilanjutkan dengan keterangan bahwa target setoran yang masuk belum mencapai target yang seharusnya yaitu sekitar 3 juta tetapi total setoran yang tercapai baru baru berkisar 2 juta.

Dengan adanya keadaan tersebut, maka disepakati bahwa para anggota harus mengangsur setiap bulan tanpa harus menunggu setelah bulan ke-3 untuk kelancaran pencapaian target modal koperasi. Demi terwujudnya kedisiplinan untuk membayar iuran secara tertib setiap bulannya, maka disepakati bahwa akan diterapkan denda sebesar 5 ribu rupiah bagi anggota yang tidak membayar iuran per bulan secara tertib.

Setelah kesepakatan tersebut dinyatakan sah oleh para sesama para anggota, mbak Sri Rejeki selaku sebagai dan pak Sulis ketua koperasi kembali menegaskan aturan bagi para anggota yang ingin meminjam uang harus hadir pada rapat anggota untuk tanda tangan bukti peminjaman.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan beberapa menut untuk sharing  permasalahan para anggota terkait aliran modal usaha mereka masing-masing dan acara kembali ditutup oleh ketua koperasi. Setelah acara diskusi selesai, tim SoPas menyempatkan diri sejenak untuk berbicara lebih lama dengan mbak Sri Rejeki terkait permasalahan kurangnya disiplin para anggota dalam membayar iuran secara rutin sekaligus memberikan kesempatan pada Inggrid untuk berbicara lebih banyak dengan ketua koperasi.

Pada pukul 15.30, tim memutuskan untuk memulai membereskan barang-barang keperluan pertemuan dan mengunjungi beberapa pedagang untuk berpamitan dan pada pukul 16.00 tim kembali melakukan perjalanan dari Cokrokembang kembali menuju ke Pustek.

Mudah-mudahan skripsinya Inggrid lekas tuntas demikian juga skripsinya temen-temen di Sekolah Pasar Rakyat :)

Kamis Pon, 13 Juni 2013
Rindu Sanubari Mashita Firdaus