Rabu Legi di Pasar Cokrokembang

DSC02934

Rabu Legi di Pasar Cokrokembang

ditulis oleh Istianto Ari Wibowo

Tim SPR berangkat dari Mabes sekitar pukul 11.00. Personil yang berangkat adalah Kang Anto (Kadiv Pendidikan), Michelle (Divisi Sosial Marketing SPR), dan Hamzah (BPPM Balairung UGM). Michelle berangkat demi keperluan penulisan buletin SPR. Hamzah datang ke Pasar Cokro untuk menyusun tulisan bagi Balairung yang pada edisi berikutnya akan mengangkat tentang pasar rakyat.

Tim sampai di Pasar Cokrokembang sekitar pukul 13.30. Perjalanan ke Pasar Cokro membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya karena di tengah jalan kami memutuskan untuk mencoba mencari jalan lain. Upaya luhur dan mulia ini berujung dengan muter-muter ga jelas atau biasa disebut dengan istilah TERSESAT! :(

Di pasar, kami telah ditunggu oleh Fajar (Tim SPR Cokrokembang) dan para pedagang.

Pertemuan hari ini adalah rapat bulanan Koperasi Pasar Cokrokembang dengan agenda utama sistem keuangan koperasi. Rapat dibuka oleh Pak Sulis sebagai ketua koperasi.

DSC02934

Seperti biasanya, jika suatu pertemuan diikuti sebagian besar oleh kaum ibu maka suasana yang terbangun adalah riuh dan ceriwis :p Namun, kondisi seperti inilah yang membuat suasana menjadi sangat hidup, penuh dengan usulan, sanggahan, dan celetukan yang mengundang senyum.

Rapat ini menghasilkan beberapa putusan antara lain:

Pertama, pinjaman hanya dapat dilakukan pada saat rapat rutin. Pinjaman tidak bisa dilakukan diluar forum rapat. Putusan ini diambil untuk mempermudah kerja pengurus, keterbukaan dalam verifikasi calon peminjam, dan jumlah dana yang akan dipinjamkan.

Kedua, angsuran pinjaman dilakukan dengan beberapa pilihan. (1) setiap pon dan legi, (2) setiap pon atau legi, dan (3) setiap rapat koperasi. Pilihan (1) dan (2) untuk meringankan beban pembayaran angsuran dan jaminan kelancaran angsuran. Pilihan (3) diberikan kepada anggota yang merasa mampu melakukan satu kali membayar dalam setiap bulan. Namun jika terlambat akan diberikan denda keterlambatan sebesar Rp5000,00 per hari. Denda diberikan untuk menjaga kedisiplinan pembayaran angsuran.

Ketiga, dibuka kesempatan bagi anggota untuk menabung di koperasi. Namun, karena koperasi masih berusia muda maka disepakati bahwa tabungan anggota tidak akan memperoleh imbalan bunga tabungan.

Keempat, anggota koperasi bertambah dua orang sehingga total anggota Koperasi Pasar Cokrokembang berjumlah 58 orang.

Kelima, konsumsi rapat sebelumnya ditanggung oleh koperasi dan pengurus. Akhinya disepakati bahwa konsumsi akan ditanggung bersama oleh seluruh anggota dengan iuran Rp1000,00 per anggota.

Sekitar pukul 15.30 usailah rapat koperasi. Tim ngobrol-ngobrol sebentar dengan pedagang kemudian meluncur ke warung mie ayam depan Pasar Cokrokembang. Saya sendiri memilih menikmati mie ayam bakso dengan minuman susu putih hangat. Selamat menikmati.

Sekitar pukul 16.00 kami meninggalkan Pasar Cokrokembang. Di sekitar Berbah, Sleman saya berbelok ke SPBU dan tidur sejenak di mushola. Sementara Michelle meluncur meninggalkan kami. Pukul 18.30, saya sampai di Mabes SPR dengan selamat, basah, dan kelaparan.

Segelas kopi dan sebatang rokok mengembalikan kehangatan badan dan hati yang sempat membeku ;)

Rabu Legi, 17 April 2013
Istianto Ari Wibowo
Koordinator Divisi Pendidikan SPR