Penutupan Sekolah Pasar Potorono Periode I

potorono

Mengawali tahun 2014, Sabtu 4 Januari, Sekolah Pasar memulai dengan menyelenggarakan acara penutupan Sekolah Pasar di Pasar Potorono, Bantul. Mengapa “ditutup”, khan baru aja dibuka ? Ternyata maksudnya ditutup bukan berarti Sekolah Pasar menghentikan kegiatannya sama sekali di pasar itu. Seperti dijelaskan oleh koordinatornya, Khilda Maulidiah, maksudnya penutupan adalah untuk menandai telah terselenggaranya program “kelas” sebanyak 12-13 kali pertemuan, yang memberikan berbagai materi pelatihan tentang berbagai hal menyangkut teori dan praktek berdagang, seperti masalah pembukuan, teknik melayani pelanggan, kalender musim, penataan barang dagangan, koperasi, dan lain-lain.

Teori-teori yang diberikan dalam pertemuan kelas tersebut selanjutnya masih ditambah dengan pendampingan ke pedagang dalam program yang disebut sebagai “klinik”. Tujuannya untuk mempraktekkan berbagai materi dan melakukan konsultasi oleh tim relawan Sekolah Pasar.

Selanjutnya,  setelah dilakukan penutupan periode pertama ini, para pedagang di pasar Potorono telah memiliki rencana bersama ke depan. Mereka ingin membentuk wadah organisasi atau paguyuban pedagang yang sampai saat ini belum ada. Pedagang yang telah mendapatkan berbagai materi di periode pertama selanjutnya akan lebih memfokuskan diri pada pengembangan kelembagaan pedagang.

Oo, begitu ya, Selamat dan Sukses untuk pedagang pasar Potorono, semoga mampu meningkatkan keahliannya dalam berdagang dan bekerjasama untuk mengembangkan pasar Potorono ke depan (pi).