Pembukaan Sekolah Pasar Cokrokembang Periode 2

Pembukaan
Sekolah Pasar Cokrokembang Periode 2

ditulis oleh Nofi Rofiana Sinta Dewi

Jum’at ceria… :)

Hari ini SoPas punya agenda ke Pasar Cokrokembang untuk membuka Sekolah Pasar periode ke-2. Tim SoPas yang terdiri dari Pak Puthut, Pak Awan, Mas Anto, Ryan, Abidah, dan saya sendiri (Fifi) bersiap dari jam 08.00 dan berangkat jam 09.10. Selama perjalanan yang lumayan lama, yaitu 1 jam lebih, akhirnya tim SoPas tiba di Pasar Cokro. Kami langsung menyebar ke pedagang. Abidah beli buah duku yang asem :( Aku beli buah manggis dan pet* (sensor). Hehe..

Acara masih jam 13.00, masih ada waktu dua jam bisa jalan-jalan di pasar. Temen-temen diajakin ke pemandian ga ada yang mau :( Hiks..

Akhirnya waktu dua jam itu kami manfaatkan untuk diskusi (ngrumpi hehe..) di warung Bu Sri makan soto dan mie, minum es jeruk dan es teh.

Jam 12 saat adzan duhur (jumatan) Pak Puthut dan Pak Awan langsung pergi masjid sedangkan temen-temen yang lain masih betah di warung.

Kaum Hawa ga jumatan, jadi Abidah dan aku persiapan dokumen-dokumen dalam tas. Aku dan Bu Sri Rejeki menuju ke kios konveksi untuk persiapan tempat pertemuan. Abidah sedang sarapan.

Teng.. Pukul 13.05, baru 16 pedagnag yang hadir dari 50 undangan yang disebar. Menu kumpul siang ini ada roti krim susu dan air minum kemasan.

Bismillah.. Acara dimulai jam 13.30, dibuka oleh Pak Sulis selaku Ketua Koperasi Pasar Cokrokembang. Anggota koperasi yang ada sudah 55 orang dengan modal awal 5.500.000 rupiah. Harapan Pak Sulis dengan adanya koperasi bisa menyejahterakan anggota.. Modal awal yang ada diperoleh dari iuran anggota sebesar Rp 100.000,00 per orang.

Selanjutnya Pak Awan menyampaikan pengelolaan koperasi. Dilanjutkan dengan acara diskusi tentang mekanisme koperasi dan macem-macem. Heheheh..

Hasil pertemuan koperasi pasar Cokrokembang yakni nama koperasi belum ada; aturan simpan pinjam belum semua anggota memahami; ketua masing-masing los belum semua mengerti tentang peraturan/sistem simpan pinjam; sistem koperasi belum jelas, mulai dari personil,  SOP; sebagian besar pedagang belum bergabung menjadi anggota koperasi.

Solusi sementara yang ditawarkan adalah perlu adanya pengetahuan dasar pada anggota tentang koperasi (asas, tujuan dan manfaat, mekanisme berkoperasi); pembuatan SOP dasar yang tertulis agar anggota koperasi paham; mengadakan pertemuan  1 minggu sebelum pertemuan koperasi  bagi ketua los pasar,  guna  memberi pemahaman pada ketua untuk pertemuan koperasi yang akan dilaksanakan.

Pembahasan terakhir yaitu waktu pertemuan rutin, setiap sebulan sekali pada hari pasaran sekitar tanggal 15.

Okay.. Selesai sudah pertemuan hari ini.

Cokrokembang, 15 Maret 2013
Nofi Rofiana Sinta Dewi