Ke Pasar Grabag Lagi

LOGO SPR 1 fix - Copy

Ke Pasar Grabag Lagi

ditulis oleh Khilda Maulidiah

Jumat, Pak Supangat menghubungi lewat sms. Mengabari rapat perdana Koperasi Pasar Grabag “Sido Rukun”. Segera aku mengabari teman-teman Sekolah Pasar Rakyat dan mahasiswa Purworejo. Beberapa orang menyanggupi untuk kesana.

Namun, pagi ini semua tidak bisa dihubungi. Entah sinyal yang tidak menghubungkan atau hari yang tidak mempertemukan. Pukul 07.00 mendapat kabar motor tidak bisa digunakan, segera berinisiatif untuk menyewa sebuah motor di rental terdekat. Alhamdulillah sudah buka. Segera meluncur ke Pustek, dan memang tepat pukul 08.31 belum ada konfirmasi dan tidak ada seorang pun. Ya, mungkin memang harus berangkat sendiri.

Pertama kali perjalanan jauh sendiri, aku lajukan kendaraan lebih pelan untuk menikmati pemandangan. Hari ini lengang terasa, karena minggu jadi banyak yang menikmati istirahat. Bocah-bocah juga bermain di pematang sawah, Indonesia memang zamrud khatulistiwa. Bentangan sawah yang luas dan menyejukkan mata. Namun, aku terpikir sesuatu saat melihat banyak gambar wajah orang dengan warna-warni bendera. Mereka yang “promosi” diri untuk dipilih menjadi pemimpin.

Benarkah mereka memahami permasalahan masyarakat yang nantinya dipimpin?

Sesampai di pasar Grabag, langsung menikmati makan di warung Bu Jini. Sepanjang jalan mencari makan tidak ada yang menarik. Bukan karena santapannya, terasa berbeda bila dapat makan bersama. Sendirian makan jadi terasa biasa saja.

Rapat dimulai tepat pukul 11.00, pedagang Grabag kini lebih menghargai waktu. Hadir di rapat ini para pengurus koperasi yang telah ditunjuk ketua koperasinya, Pak Martono dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Purworejo dan Ayu dari STIE Rajawali. Diskusi dimulai dengan instruksi kerja masing-masing bidang oleh ketua koperasi, Pak Supangat. Beberapa tanggapan dari anggota yang lain dan pembahasan poin-poin koperasi oleh Pak Martono.

Keputusan diskusi rapat ini menghasilkan keputusan simpanan pokok Rp. 100.000, simpanan wajib perbulan Rp. 15.000. Penyiapan kebutuhan administrasi koperasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga. Semua kebutuhan ini disiapkan bersama-sama.

Setelah pertemuan rapat usai, Ayu mengajukan diri untuk dapat membantu menyiapkan beberapa hal yang dibutuhkan. Senang mendengar inisiatifnya. Beberapa hal aku sampaikan terkait dengan kebutuhan acara “Diskusi Buku Sekolah Pasar Rakyat dan Sopas Camp” yang rencana akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Mampir ke rumah Ayu untuk membangun kepercayaan dan kerjasama juga menjadi agenda tambahan perjalanan. Karena pergi sendiri jadi lebih mudah mengkondisikan agenda tambahan. Walau masih belum bisa memenuhi tawaran mampir ke rumah para pedagang Grabag. Semoga acara nanti memenuhinya…

Pulang melewati jalur Daendels yang menuntut kesabaran tingkat tinggi. Disambut awan hujan di sudut Yogyakarta….

Minggu Pon, 19 Mei 2013
Khilda Maulidiah