Category Archives: Cerita dari Lapangan

Laporan Kunjungan Sekolah Pasar Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Sleman

IMG-20190203-WA0005

Kunjungan ke pasar merupakan salah satu kegiatan utama Sekolah Pasar yang bertujuan untuk mengenal lebih dekat dengan karakteristik pasar dan para pelaku ekonomi di pasar. Kunjungan kali ini adalah kunjungan pertama kami ke Pasar Sambilegi di periode kepengurusan 2018/2019 yang baru. Kunjungan ke Pasar Sambilegi ini diikuti oleh tujuh anggota Sekolah Pasar. Empat orang diantaranya berangkat dari PUSTEK UGM sedangkan yang lainnya langsung berangkat dari tempat masing-masing. Sekitar pukul 08:30 kami memulai kunjungan pasar sesaat semua anggota sudah berkumpul dan bersiap menjalankan tugas.

Fokus kami pada kunjungan kali ini adalah mengumpulkan data untuk perencanaan kulakan bersama, program yang sedang digagas oleh Sekolah Pasar untuk Koperasi Pasar Sambilegi. Dalam pengumpulan data ini, anggota dibagi menjadi dua grup. Grup pertama berfokus pada kelompok pedagang beras, telur, dan daging ayam. Grup kedua berfokus pada kelompok pedagang sayur, gula, dan garam. Tujuannya adalah untuk menggali informasi variasi barang yang dijual pedagang dan menemukan common needs di antara pedagang Pasar Sambilegi.

Di grup pertama ada Alvian dan Ismi. Pada saat berkeliling sempat bertemu dengan Pak Harun, Ketua Paguyuban Pasar Sambilegi, dan bercakap-cakap beberapa menit. Pak Harun sedikit bercerita mengenai kegelisahannya tentang adanya kredit macet dari salah satu pedagang kepada koperasi dengan jumlah yang cukup besar. Beliau juga mengatakan jika pada saat ini koperasi belum bisa untuk mengalokasikan dana untuk kegiatan lain sepanjang belum ada solusi untuk kredit macet dana koperasi. Setelah sedikit bercerita, kami izin pamit untuk melanjutkan pengumpulan data. Berdasarkan pengamatan tim, kami menemukan bahwa tidak banyak pedagang dengan komoditas beras, telur, dan daging ayam dibangingkan dengan keseluruhan pedagang pasar, sehingga kami hanya mendapatkan lima sampel pedagang yang dirasa cukup mewakili ketiga komoditas tadi. Berdasarkan pantauan kami, beras kualitas medium berada di tingkat harga 9-10 ribu rupiah per kg, telur ayam di tingkat harga 25-26 ribu rupiah per kg, dan daging ayam di tingkat harga 35 ribu rupiah per kg. Selisih harga yang diambil untuk keuntungan pedagang hanya 500-1000 per kgnya.

 IMG-20190203-WA0006

Grup kedua terdiri dari Elbi, Fatiha, dan Wati yang bertugas mengumpulkan data pedagang dengan komoditas sayur, gula, dan garam. Di kelompok komoditas ini cukup beragam varian yang ditawarkan khususnya pada sayur-sayuran antara lain bayam, kangkung, kacang, sawi, dan tomat. Untuk gula selain gula pasir juga terdapat gula jawa dan gula aren. Secara keseluruhan, tim berhasil mendapatkan enam sampel pedagang terdiri dari tiga pedagang sayur dan tiga pedagang gula dan garam. Berdasarkan pengamatan tim, variasi barang dagangan di komoditas sayur, gula, dan garam sangat tinggi. Antar pedagang tidak banyak yang menjual barang dagangan yang sejenis. Selisih harga yang diambil untuk keuntungan pedangan relatif lebih tinggi dibanding dengan kelompok pertama, yakni berkisar antara 1000 hingga 2000 rupiah per item.

IMG-20190203-WA0003

Sekitar 1,5 jam sudah bagi tim untuk menyelesaikan pengambilan data ini. Kemudian datang menyusul Ridwan dan Zaki, anggota Sekolah Pasar lainnya. Selanjutnya hasil pengambilan data oleh tim didiskusikan bersama-sama. Secara garis besar, kami membutuhkan lebih banyak data lagi sebelum dapat menilai bahwa kulakan bersama sesuai untuk menjadi kegiatan ekonomi alternatif bagi koperasi Pasar Sambilegi.

Tim : Alvian, Elbi, Fatiha, Ismi, Ridwan, Wati, Zaki
Agenda : Pengambilan data pedagang pasar

Minggu Pon, 13 Mei 2018

Alvian Nurhadi

[ETNOGRAFI] KUNJUNGAN KE PASAR COKRO KEMBANG KLATEN #1

eb-27

 

Waktu             : 6 Mei 2018

Pukul              : 10.00 WIB

Anggota team : Ade, Erly, Zaki, Patiha

 

HASIL PEMERIKSAAN MESIN PENGOLAH SAMPAH

  • MESIN PENGGILING/PENGHANCUR SAMPAH ORGANIK

Fungsinya untuk mengahcurkan sampah organik, seperti buah-buahan, sayran dan lainnya. Jenis mesin diesel, berbahan bakar solar. Dengan kapasitas kerja penggilingan 10 kg-15 kg, kapasitas tangki  5 liter dan kecepatan RPM 1500-1700. Kondisi mesin ketika diperiksa

ETNOGRAFI RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KOPERASI MAJU LANCAR PASAR COKROKEMBANG KLATEN

Kondisi RAT Koperasi Cokrokembang

Oleh : Laila Listiana Ulya (Divisi POSDM)

Pada hari Senin, tanggal 21 Maret 2016, Pak Puthut bersama perwakilan dari Sekolah Pasar, Laila, mendatangi undangan RAT Koperasi Maju Lancar Pasar Cokro Kembang Klaten. Koperasi tersebut merupakan hasil inisiasi Sekolah Pasar pada tahun 2013. Kami berdua berangkat dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM mengendarai mobil pada pukul 08.30 WIB. Perjalanan ke lokasi melewati jalur pedesaan yang asri, hijau, dan banyak sumber mata air jernih. Sekitar pukul 10.00 WIB, kami tiba di Pasar Cokro Kembang Klaten.

Kondisi fisik pasar bersih dari sampah, rapi, dengan bentuk bangunan pasar

Tasyakuran 2 Tahun Cokrokembang

 

tasyakuran cokro 16jan

Kumandang Ayat suci Al Qur’an mengawali acara tasyakuran di serambi pasar Cokrokembang 16 Januari 2014. Acara yang diselenggarakan untuk memperingati 2 tahun kepindahan  pedagang dari pasar lama ke pasar baru yang dibangun oleh pemerintah pada tahun 2011. Hadir pada kesempatan itu perwakilan pedagang, pengurus paguyuban dan koperasi pasar “Maju Lancar”, perwakilan masyarakat sekitar, serta lurah dan wakil dari pemkab Klaten.

Penutupan Sekolah Pasar Potorono Periode I

potorono

Mengawali tahun 2014, Sabtu 4 Januari, Sekolah Pasar memulai dengan menyelenggarakan acara penutupan Sekolah Pasar di Pasar Potorono, Bantul. Mengapa “ditutup”, khan baru aja dibuka ? Ternyata maksudnya ditutup bukan berarti Sekolah Pasar menghentikan kegiatannya sama sekali di pasar itu. Seperti dijelaskan oleh koordinatornya, Khilda Maulidiah, maksudnya penutupan adalah untuk menandai telah terselenggaranya program “kelas” sebanyak 12-13 kali pertemuan, yang memberikan berbagai materi pelatihan tentang berbagai hal menyangkut teori dan praktek berdagang, seperti masalah pembukuan, teknik melayani pelanggan, kalender musim, penataan barang dagangan, koperasi, dan lain-lain.