Category Archives: Berita

Kunjungan IKAPPI: Urgensi Revitalisasi Pasar Rakyat?

Rabu (20/2), Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengunjungi PUSTEK UGM. Tujuh pegiat IKAPPI membagi cerita pengalaman tentang persoalan pasar rakyat dengan penggiat program Sopas. Roadshow juga dilakukan ke seluruh Jawa dengan visi melindungi pasar yang tertindas. Kegiatan tersebut bertujuan mengadakan konsolidasi dengan para pegiat pasar rakyat untuk membantu menyelesaikan persoalan pasar di daerah.

Abdullah Mansuri, Ketua Umum IKAPPI, mengakui perlunya sinergi antar pegiat pasar rakyat. Hal ini dapat digarap melalui pemberian pelatihan di beberapa pasar seperti yang selama ini telah dilakukan tim Sekolah Pasar. “SDM memang terbatas, tapi kami memiliki keinginan memperbaiki dan menyoroti dari soal hukum, sudah ada tim paralegal dalam IKAPPI,” ujar Abdullah.

Sekolah Pasar Kranggan Terapkan Praktik Pengelolaan Koperasi

Tribun Jogja – Selasa, 11 September 2012 08:52 WIB

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yosep Harry

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ibu-ibu pedagang sekaligus anggota koperasi Pasar Kranggan Yogyakarta, dalam waktu 3 – 5 bulan ke depan akan menerapkan praktik pengelolaan koperasi dalam bentuk pelayanan jual beli barang kebutuhan pedagang. Persiapan praktik itu dinyatakan saat sekolah pasar periode II, di Pasar Kranggan, Senin (10/9/2012).

Pengelolaan koperasi dengan menyediakan barang kebutuhan pedagang itu merupakan strategi untuk membentengi pedagang dari pergerakan renternir dan bank. Biasanya, renternir menerapkan bunga pinjaman dengan besaran yang justru mencekik pedagang.

Sekolah Pasar Kranggan Periode II Dimulai

Tribun Jogja – Senin, 10 September 2012 14:42 WIB

Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Kondisi pasar yang memprihatinkan dewasa ini selain akibat dominasi pasar modern adalah juga karena berbagai belenggu yang menjerat para pedagang pasar. Di saat mencari modal mereka membayar bunga tinggi. Di waktu kulakan barang mereka menerima harga mahal. Dan di kala menjual dagangan mereka tak mampu mendapatkan untung wajar karena daya beli masyarakat bawah yang kurang.

Modal Sosial Tumpuan Hidup Pasar Tradisional

Pemangku kepentingan sering kali melupakan variabel paling penting dari aktivitas perdagangan, yakni sisi manusianya sebagai langkah dalam memperbaiki pasar tradisional. Pasar tradisional sering hanya dilihat sebagai bangunan yang perlu diperbaiki dan besaran modal yang harus disuntikkan.

Akibat dari pandangan itu, menurut Direktur Sekolah Pasar Tradisional Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada, Awan Santosa, kebijakan yang diambil pemerintah sering salah arah. Perbaikan pasar tradisional justru mengusir pelaku utama pasar tradisional, dan suntikan modal justru membuat pasar tradisional menjadi sapi perahan bagi perusahaan keuangan.

Sekolah Pasar Tumrap Para Bakul

Ngayogyakarta, www.jogjatv.tv –Sekolah pasar mujudaken lampah pasinaon dhateng peken tradisional, ingkang dipun tindakaken dening puluhan relawan dosen sarta mahasiswa saking sawetawis pawiyatan luhur wewengkon Ngayogyakarta. Pilot-project kridha punika dipun adani dhateng peken Kranggan. Nalika dipun kepyakaken tanggal kawan welas Februari kapengker, tigang dasa bakul peken kranggan, tumut sekolah pasar, kangge kelas dwi-mingguan lan skim pendampingan, ingkang dipun tepangaken minangka klinik pasar.